Pembongkaran Jaringan Mod di Indonesia
Laporan dari komunitas pemain Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) mengingatkan MOONTON Games tentang aktivitas kecurangan yang mencurigakan yang mempengaruhi jalannya permainan. Yang kemudian terjadi adalah upaya terkoordinasi antara Kepolisian Daerah Jawa Tengah, MOONTON Games, dan SKC Law yang berhasil menyelesaikan kasus perangkat lunak curang (cheat software) yang signifikan.
Latar Belakang
MLBB adalah salah satu game mobile paling populer di Asia Tenggara, dengan lebih dari 1,5 miliar instalasi di seluruh dunia.
Game ini menghadapi tantangan yang mengganggu integritas gameplay kompetitif. Modifikasi tidak sah — termasuk map hack dan alat penglihatan bergaya drone — didistribusikan melalui jaringan situs web, kanal Telegram, dan akun media sosial, didukung oleh berbagai metode pembayaran lokal dan internasional.
Bertindak berdasarkan laporan dari komunitas pemain MLBB, MOONTON Games, bekerja sama erat dengan SKC Law, mulai berkoordinasi dengan aparat untuk pemantauan teknis dan pengumpulan intelijen guna melacak jaringan yang bertanggung jawab atas pengembangan dan distribusi perangkat lunak curang tersebut.
Investigasi
SKC Law mendukung MOONTON Games dalam mengidentifikasi individu-individu di balik operasi ini dan menetapkan bahwa “Senpai Mod” beroperasi sebagai distributor sekaligus pengecer (reseller) perangkat lunak curang yang terutama dirancang untuk gameplay MLBB mode ranked.
Setelah investigasi lebih lanjut yang dipimpin oleh Direktorat Tindak Pidana Siber Kepolisian Daerah Jawa Tengah, aparat mengungkap bahwa “NUI Mod” berfungsi sebagai pemasok perangkat lunak upstream yang mendukung operasi Senpai Mod — sehingga mengungkap kedua lapisan distribusi dan produksi dari jaringan perangkat lunak curang tersebut.
Hasil Penegakan Hukum
Dengan dukungan kuat dari Kepolisian Daerah Jawa Tengah, perkara ini berhasil diselesaikan. Para operator secara resmi berkomitmen untuk:
- Segera menghentikan seluruh pengembangan, penjualan, dan distribusi perangkat lunak curang.
- Menutup secara permanen semua situs web dan kanal media sosial terkait.
Kasus ini juga mengungkap bahwa meskipun perangkat lunak curang tersebut terutama dipasarkan kepada pemain di Indonesia, jangkauannya meluas ke seluruh Asia Tenggara, dengan catatan transaksi yang mengindikasikan basis pelanggan global.
Signifikansi
Kasus ini menunjukkan pentingnya kolaborasi industri dengan aparat penegak hukum dalam melindungi integritas ekosistem game online.
Bagi pemegang hak di sektor gaming dan konten digital, kasus ini memberikan referensi praktis untuk menangani ancaman serupa terhadap integritas platform dan kepentingan komersial melalui tindakan terkoordinasi bersama aparat penegak hukum.
Tim SKC Law: Purnomo Suryomurcito (Lead Partner); Krishna Dibyatara (Senior Associate).
Hubungi tim kami di enquiries@skclaw.id untuk mendiskusikan strategi penegakan digital di Indonesia.
Ikuti kami di LinkedIn untuk pembaruan terkini.
