Diakui Sebagai Salah Satu Pengacara Wanita Muda Indonesia Paling Menjanjikan
Adinda Nur Zahirah, Associate di SKC Law, tampil dalam publikasi Hukumonline NeXGen Lawyers 2026 — sebuah penghargaan tahunan bagi para pengacara wanita muda berprestasi di Indonesia yang menunjukkan kecerdasan, kepemimpinan, profesionalisme, dan komitmen yang kuat untuk memajukan profesi hukum.
Dipublikasikan dalam Semangat Hari Kartini
Kini memasuki edisi kedelapan, program ini dipublikasikan setiap tahun dalam semangat Hari Kartini — hari peringatan nasional Indonesia yang diperingati setiap 21 April, untuk menghormati Raden Adjeng Kartini, tokoh pelopor gerakan pendidikan dan kesetaraan perempuan pada awal abad kedua puluh. Hari ini terus menjadi simbol pemberdayaan dan kemajuan perempuan di seluruh lapisan masyarakat dan dunia profesional Indonesia.
Tema tahun 2026, “Women in Law: Strategic Minds, Sustainable Impacts,” menyoroti para pengacara wanita muda, in-house counsel, dan profesional hukum yang memberikan kontribusi bermakna dan berkelanjutan bagi industri ini. Tahun ini, 97 profil dari berbagai firma hukum, perusahaan, dan kantor hukum terkemuka ditampilkan sepanjang periode publikasi.
Terpilihnya Adinda untuk tampil dalam publikasi ini menempatkannya di antara jajaran praktisi yang perjalanan karier, perspektif, dan perkembangan profesionalnya dinilai merepresentasikan yang terbaik dari generasi penerus pengacara Indonesia.
Perjalanan Karier yang Terarah
Praktik Adinda berfokus pada hukum kekayaan intelektual dan teknologi. Perjalanan kariernya menuju SKC Law tidak berjalan lurus. Setelah menyelesaikan gelar hukumnya di Universitas Pelita Harapan, ia memulai kariernya di bidang litigasi, di mana sebuah kasus pembatalan merek pada masa awal kariernya menjadi pengalaman yang membentuk dan mengukuhkan minatnya pada bidang KI. Ia kemudian pindah ke sebuah firma yang berfokus pada penyelesaian sengketa dan kekayaan intelektual, sebelum secara sengaja mengambil langkah menyamping ke peran in-house counsel di sebuah perusahaan di sektor jasa keuangan dan komoditas.
Pengalaman in-house tersebut memberinya perspektif yang tidak dimiliki banyak praktisi di private practice. Pemahaman mengenai bagaimana pelaku usaha menilai risiko, mengambil keputusan bisnis, dan menyeimbangkan kewajiban hukum dengan realitas operasional menjadi hal yang turut membentuk pekerjaannya di SKC Law saat ini.
Di SKC Law
Di SKC Law, Adinda menangani perkara KI yang kompleks bagi klien internasional maupun domestik di sektor barang konsumen, perbankan dan jasa keuangan, serta olahraga dan hiburan. Pekerjaannya mencakup kasus merek beritikad tidak baik, strategi perlindungan merek tiga dimensi, dan negosiasi. Ia menerapkan pendekatan yang berorientasi pada solusi di setiap perkara, memadukan analisis hukum dengan kepekaan komersial.
Adinda memandang hukum KI terus berkembang melampaui fungsi perlindungan tradisionalnya, menjadi instrumen strategis untuk mendukung inovasi dan pertumbuhan ekonomi. Perspektif ini selaras dengan pendekatan SKC Law dalam menghadirkan layanan KI yang straightforward di Indonesia.
Baca profil lengkapnya di Hukumonline di sini. Untuk mempelajari lebih lanjut mengenai tim SKC Law, kunjungi Halaman Tim Kami atau hubungi kami di enquiries@skclaw.id.
